
Dalam rangka peningkatan kesehatan masyarakat, tidak terkecuali Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) harus dilakukan sejak awal kehamilan. Pemantauan kesehatan yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan dilakukan secara berkala saat keadaan normal, dan peningkatan intensitas pemantauan untuk kehamilan risiko tinggi. Salah satunya adalah dengan mengadakan kelas Ibu Hamil.
Kelas Ibu Hamil ini merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran. (Kementerian Kesehatan)
Sebagaimana pelaksanaan kelas Ibu Hamil pada hari Selasa tanggal 31 Oktober lalu, Puskesmas Kokap I menyelenggarakan kelas Ibu Hamil di Gedung PAUD Padukuhan Anjir, di mana peserta merupakan gabungan dari beberapa Padukuhan di Kalurahan Hargorejo, yaitu Anjir, Pandu, Sindon, dan Kliripan. Lalu, apa saja yang biasanya disampaikan dalam Kelas Ibu Hamil?
Di kelas ini, ibu-ibu hamil akan belajar bersama, diskusi dan bertukar pengalaman tentang kesehatan Ibu dan anak (KIA) secara menyeluruh. Kelas ibu hamil difasilitasi oleh bidan/tenaga kesehatan dengan menggunakan Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dan Buku KIA.
Beberapa hal yang di sampaikan dalam kelas ibu hamil, di antaranya tentang pemeriksaan trimester 1 dan berikutnya, pengaturan konsumsi sewaktu hamil, agar diperbanyak makan sayuran hijau, serta makanan yang memiliki kandungan protein hewani dan nabati, hingga persiapan kelahiran dan donor darah serta wajib di fasilitas kesehatan. Terdapat pula materi pasca melahirkan, yaitu Inisiasi Menyusu Dini (IMD), ASI Ekslusif, cara menyusui, dan cara menyimpan ASI.
Penulis : Annisa Istika

