PEMERINTAH KALURAHAN HARGOREJO

Artikel

Indonesia Kekurangan Orang Cerdas, LIPI Ajak Diaspora "Pulang Kampung"

11 Desember 2019 10:09:54  Administrator  267 Kali Dibaca  Berita Desa

[KBR|Warita Desa] Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengajak peneliti Indonesia yang tersebar di luar negeri atau diaspora untuk 'pulang kampung'.

Kepala LIPI Laksana Tri Handoko berharap para peneliti diaspora itu bisa berkreasi dan berinovasi di Indonesia.

"Fokus kita terkait diaspora adalah bagaimana merekrut sebanyak mungkin orang-orang terbaik, SDM (sumber daya manusia) unggul, untuk kembali ke negara ini. Itu dulu. Jangan dibebani dengan ini-itu," kata Handoko dalam diskusi di Gedung LIPI, Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (9/12/2019).

"Inovasi, tidak akan muncul tanpa adanya SDM unggul yang mencetuskannya, dan negara bisa memberikan ruang untuk para peneliti, diaspora atau lulusan S3 terbaik Indonesia untuk berkreasi sesuai bidangnya," lanjut Handoko.

Menurut Handoko, sejak tahun 2014 LIPI sudah aktif mencari dan merekrut diaspora untuk bergabung ke LIPI.

Sejak 2018 pemerintah juga sudah membuka jalur diaspora sebagai salah satu mekanisme penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di LIPI. 

Indonesia Minim SDM Iptek

Menurut LIPI, Indonesia butuh peneliti diaspora karena SDM yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di dalam negeri masih sangat minim.

"Rasio jumlah SDM iptek sangat rendah, yaitu 1 banding 934 penduduk," jelas LIPI di situs resminya, Senin (9/12/2019).

Hal ini ditanggapi Osi Arutanti, peneliti Indonesia yang pernah menetap di Jepang selama lima tahun, kemudian bergabung di Pusat Penelitian Kimia LIPI sejak 2018.

Menurut Osi, untuk menarik peneliti diaspora kembali ke Indonesia, pemerintah perlu membangun ekosistem riset yang menyediakan kebebasan dan keleluasaan riset.

“Kadang kita berbenturan dengan birokrasi, hal ini sebaiknya dapat dipermudah. Saat ini saya melihat LIPI sudah mulai berubah ke arah tersebut,” kata Osi dalam situs resmi LIPI, Senin (9/12/2019).

Masalah birokrasi itu juga disinggung peneliti diaspora lain, Ayu Savitri Nurinsiyah. Ayu adalah ahli biologi yang pernah menetap di Jerman selama delapan tahun dan bergabung ke LIPI mulai tahun 2019.

“Penelitian saya melibatkan koleksi spesimen di museum. Saya merasa terkadang akses untuk meminjam spesimen ini seharusnya dapat dipermudah,” kata Ayu. 

Kepala LIPI Laksana Tri Handoko pun menyatakan niatnya untuk mewujudkan lingkungan fleksibel bagi para diaspora.

“Diaspora tidak perlu dituntut macam-macam dahulu. Kita buat ekosistem yang sesuai untuk mereka, agar mereka datang dengan membuat peraturan yang fleksibel, tidak ribet, dan kebebasan riset,” kata Handoko, seperti dilansir situs LIPI, Senin (9/12/2019).

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Komentar Terbaru

Wilayah Kalurahan

Peta Desa

DATA BANTUAN DITERIMA WARGA HARGOREJO TAHUN 2020-2022

Aparatur Kalurahan

Data Kelompok Penerima Manfaat BLT Dana Desa Tahun 2022

DATA UMKM HARGOREJO TAHUN 2022

DTKS Hargorejo Tahun 2022

Lokasi Kantor Kalurahan


Kantor Desa
Alamat : KRIYAN, HARGOREJO, KOKAP, KULON PROGO
Kalurahan : HARGOREJO
Kapanewon : KOKAP
Kabupaten : KULON PROGO
Kodepos : 55653
Telepon : 02747721380
Email : pemdes13hargorejo@gmail.com

Statistik SID

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:2.284
    Kemarin:2.197
    Total Pengunjung:938.810
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:3.222.251.91
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

05 Maret 2019 | 415.824 Kali
Profil Wilayah Desa
05 Maret 2019 | 415.794 Kali
Sejarah Desa sebelum Menjadi Kalurahan
05 Maret 2019 | 415.791 Kali
Profil Kalurahan Hargorejo Tahun 2019
05 Maret 2019 | 415.755 Kali
Pemerintah desa
22 Januari 2019 | 415.727 Kali
Visi Misi
05 Maret 2019 | 415.707 Kali
Data Desa
08 Juli 2019 | 415.652 Kali
Maklumat PPID