Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo
Hargorejo, 28 Juli 2026— Kalurahan Hargorejo menerima kunjungan sekaligus pembinaan mengenai Desa/Kalurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) sebagai bagian dari upaya penguatan implementasi nilai-nilai hak asasi manusia di tingkat desa dan kalurahan. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam proses penilaian karena Kalurahan Hargorejo telah ditunjuk sebagai calon Desa/Kalurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) di Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di Aula Kalurahan Hargorejo, mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB. Acara dihadiri oleh Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kantor Wilayah Jawa Tengah, Muhammad Hawari Dahlan, S.H., M.H., PLT Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Kulon Progo, Ir. Aspiyah, M. Si., Lurah Hargorejo Bhekti Murdayanto, S.E.,Pamong Kalurahan Hargorejo, perwakilan lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dukuh Ngulakan Ulin Nuha sebagai bentuk ungkapan syukur agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta yang hadir. Setelah doa, seluruh peserta berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan Mars Kementerian HAM Republik Indonesia, yang menjadi simbol komitmen bersama dalam menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia di seluruh wilayah Indonesia.
Setelah rangkaian pembukaan selesai, acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pemaparan materi oleh Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kantor Wilayah Jawa Tengah, Muhammad Hawari Dahlan, S.H., M.H. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep, tujuan, indikator, serta manfaat dari program Desa/Kalurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) yang saat ini terus didorong oleh Kementerian HAM di berbagai daerah.
Ia menegaskan bahwa predikat Desa/Kalurahan Sadar HAM bukan hanya sekadar penghargaan administratif, melainkan merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah desa atau kalurahan dalam menghormati, melindungi, memenuhi, dan menegakkan hak asasi manusia bagi seluruh warga tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, agama, jenis kelamin, usia, maupun kondisi fisik.
Menurut Muhammad Hawari Dahlan, salah satu aspek yang sangat penting dalam penilaian Desa/Kalurahan Sadar HAM adalah tersedianya fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan. Fasilitas tersebut mencerminkan kepedulian pemerintah desa terhadap pemenuhan hak-hak dasar setiap warga negara, termasuk hak untuk memperoleh pelayanan publik yang mudah diakses dan setara.
“Di desa atau kalurahan harus tersedia fasilitas bagi penyandang disabilitas agar hak-hak mereka sebagai manusia dapat terpenuhi. Pemerintah kalurahan perlu memastikan bahwa setiap warga, termasuk kelompok rentan, dapat mengakses pelayanan publik dengan baik, nyaman, dan tanpa hambatan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa pembangunan desa yang berorientasi pada hak asasi manusia akan menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat partisipasi warga dalam proses pembangunan. Oleh karena itu, seluruh unsur pemerintah kalurahan diharapkan dapat bekerja sama untuk memenuhi berbagai indikator yang telah ditetapkan dalam program Desa/Kalurahan Sadar HAM.
Pemaparan berikutnya disampaikan oleh PLT Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Kulon Progo, Ir. Aspiyah, M.Si. Dalam kesempatan tersebut ia menjelaskan bahwa Kalurahan Hargorejo merupakan salah satu kalurahan yang dipilih sebagai calon Desa/Kalurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) di Kabupaten Kulon Progo. Penunjukan ini didasarkan pada berbagai potensi dan kesiapan yang dimiliki Kalurahan Hargorejo dalam mengembangkan pelayanan publik yang inklusif serta memperhatikan kepentingan seluruh lapisan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa proses menuju Desa/Kalurahan Sadar HAM membutuhkan sinergi antara pemerintah kalurahan, pemerintah daerah, serta masyarakat. Berbagai indikator yang menjadi bagian dari penilaian meliputi aspek pelayanan publik, perlindungan terhadap kelompok rentan, pemenuhan hak-hak masyarakat, aksesibilitas fasilitas umum, serta berbagai bentuk kebijakan yang mendukung penghormatan terhadap hak asasi manusia.
“Kalurahan Hargorejo terpilih sebagai calon Desa/Kalurahan Sadar Hak Asasi Manusia di Kabupaten Kulon Progo. Ini merupakan sebuah kesempatan sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pemenuhan hak-hak masyarakat secara berkelanjutan,” jelas Ir. Aspiyah, M.Si.
Selanjutnya, Lurah Hargorejo, Bapak Bhekti Murdayanto, S.E., menyampaikan pemaparan mengenai profil Kalurahan Hargorejo secara menyeluruh. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan kondisi wilayah, jumlah penduduk, potensi yang dimiliki, struktur kelembagaan, serta berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kalurahan Hargorejo.
Bhekti Murdayanto juga memaparkan berbagai fasilitas dan sarana pendukung yang telah tersedia di Kalurahan Hargorejo, khususnya yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas maupun kelompok rentan. Beberapa fasilitas tersebut antara lain WC duduk, kursi roda, serta fasilitas pendukung lainnya yang telah disediakan untuk memastikan bahwa masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik tetap dapat memperoleh pelayanan dengan layak dan nyaman.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kalurahan Hargorejo terus berupaya menciptakan lingkungan pelayanan publik yang lebih inklusif dan ramah bagi seluruh masyarakat. Penyediaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah kalurahan dalam memberikan pelayanan yang setara tanpa diskriminasi, serta mendukung terwujudnya Kalurahan Hargorejo sebagai kalurahan yang sadar dan peduli terhadap hak asasi manusia.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias. Diskusi dan penyampaian materi berjalan secara interaktif, sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya penerapan prinsip-prinsip hak asasi manusia dalam penyelenggaraan pemerintahan kalurahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Melalui pembinaan ini, diharapkan Kalurahan Hargorejo mampu memenuhi seluruh indikator yang dipersyaratkan dalam program Desa/Kalurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM), sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih inklusif, adil, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pemenuhan hak-hak seluruh warga masyarakat.
Kegiatan pembinaan Desa/Kalurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) di Aula Kalurahan Hargorejo berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Acara secara resmi ditutup pada pukul 13.00 WIB oleh pembawa acara (MC). Dengan adanya pembinaan dari Kementerian HAM ini, Kalurahan Hargorejo diharapkan semakin siap dalam proses penilaian sebagai calon Desa/Kalurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) di Kabupaten Kulon Progo serta mampu menjadi contoh penerapan nilai-nilai hak asasi manusia di tingkat kalurahan.
Penulis : Ajru F
Editor : Yuli S
14 April 2020
130.616 Kali
24 Februari 2023
77.670 Kali
30 September 2019
75.726 Kali
06 Mei 2020
71.896 Kali
04 Mei 2020
69.232 Kali
23 Agustus 2022
65.652 Kali
26 Juli 2022
51.862 Kali
Kokap - Kulon Progo
Surat Keterangan Domisili
Surat Pengantar SKCK
Surat Keterangan Usaha
Surat Keterangan Kelahiran
Surat Keterangan Kematian
Dan Lain-lainnya
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN anda...
Laki-laki
Perempuan
BELUM MENGISI
TOTAL
© Kalurahan Hargorejo - OpenSID 2607.0.1-premium