Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo
HARGOREJO – Pemerintah Kalurahan Hargorejo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Perencanaan Kalurahan pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan strategis ini didanai sepenuhnya menggunakan anggaran Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta dan berlokasi di Aula Kalurahan Hargorejo. Pelaksanaan bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para aparatur dan lembaga kemasyarakatan dalam menyusun dokumen rencana pembangunan yang sistematis, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi terbaru. Forum ini dihadiri oleh berbagai unsur penting kalurahan, meliputi Pamong dan Staf Kalurahan, Badan Permusyawaratan Kalurahan (BAMUSKAL), Tuwanggana, Tim Penggerak PKK, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), serta perwakilan Kader Kesehatan.
Aktivitas utama dalam bimtek ini berfokus pada pemaparan materi teknis mengenai tata cara penyusunan rencana kerja tahunan dan jangka menengah. Amin Adiyarti, S.E., M.Acc. dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Kabupaten Kulon Progo hadir sebagai pemateri tunggal. Materi yang disampaikan membedah secara runtut alur birokrasi perencanaan di tingkat kalurahan. Proses ini berjalan mulai dari tahap penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kalurahan (RPJMKal), dilanjutkan ke Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan (RKPKal), hingga bermuara pada penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBKal).
Selain membahas siklus perencanaan makro, bimtek ini secara khusus mengulas arah kebijakan nasional terkait pemanfaatan Dana Desa (DD). Terdapat beberapa sektor prioritas yang wajib menjadi fokus pengalokasian anggaran oleh tim perencana Kalurahan Hargorejo, antara lain:
· Bantuan Sosial dan Kebencanaan: Alokasi anggaran untuk jaring pengaman sosial berupa bantuan sosial bagi warga miskin serta dana tak terduga untuk mitigasi dan penanganan bencana.
· Kesehatan dan Kemandirian Pangan: Program nyata untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pemenuhan gizi, serta penguatan sektor pertanian dan peternakan lokal demi tercapainya kemandirian pangan.
· Kemandirian Ekonomi dan Infrastruktur: Pembangunan infrastruktur penunjang ekonomi yang dikerjakan dengan metode padat karya tunai guna membuka lapangan kerja baru bagi warga lokal.
· Digitalisasi dan Potensi Lokal: Akselerasi transformasi digital dalam sistem pelayanan publik kalurahan serta optimalisasi pengelolaan seluruh potensi asli daerah yang bernilai ekonomi tinggi.
Sebagai langkah penyempurnaan dokumen rencana kerja, narasumber menekankan pentingnya penggunaan instrumen data berbasis indikator makro. Pemerintah Kalurahan Hargorejo disarankan untuk selalu memperhatikan Indeks Desa dan target Sustainable Development Goals (SDGs) Desa dalam setiap penyusunan draf program. Penggunaan kedua instrumen data tersebut dinilai sangat krusial agar pemerintah kalurahan dapat memetakan status perkembangan wilayah secara presisi. Dengan menyelaraskan rancangan kegiatan dengan indikator SDGs Desa, seluruh program kerja yang didanai melalui Dana Desa maupun Dana Keistimewaan dapat berjalan lebih tepat sasaran, terukur, dan mampu memberikan dampak kesejahteraan jangka panjang bagi seluruh masyarakat Hargorejo.
Penulis : Ajru F.
Editor : Fitriana
14 April 2020
130.099 Kali
24 Februari 2023
74.998 Kali
30 September 2019
74.501 Kali
06 Mei 2020
70.846 Kali
04 Mei 2020
68.559 Kali
23 Agustus 2022
65.224 Kali
26 Juli 2022
46.825 Kali
Kokap - Kulon Progo
Surat Keterangan Domisili
Surat Pengantar SKCK
Surat Keterangan Usaha
Surat Keterangan Kelahiran
Surat Keterangan Kematian
Dan Lain-lainnya
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN anda...
Laki-laki
Perempuan
BELUM MENGISI
TOTAL
© Kalurahan Hargorejo - OpenSID 2605.0.0-premium