Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo
Hargorejo. Karang Taruna Anjir mengikuti pelatihan pembuatan briket dari tempurung kelapa yang diselenggarakan oleh KKN Universitas Sanata Dharma (USD) pada Sabtu (17/01/2026) pukul 21.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB. Pelatihan ini berlokasi di rumah salah satu anggota Karang Taruna di wilayah RT.091 RW.026, dan diikuti oleh anggota Karang Taruna Anjir.
Pelatihan ini merupakan program kerja kelompok dari KKN USD. Dalam pelatihan ini, David, Ketua KKN USD, menyampaikan materi tentang definisi briket, keunggulan briket, latar belakang inovasi briket dari tempurung kelapa dengan pemanfaatan potensi lokal dan pengoptimalan pengolahan limbah.
David menyampaikan bahwa briket memiliki kelebihan seperti lebih panas, stabil, ekonomis dengan bahan baku di lingkungan sekitar, solusi lingkungan dengan pemanfaatan potensi lingkungan, dan pemanfaatan limbah yang tidak terpakai. Namun, briket juga memiliki kekurangan seperti sensitivitas adonan dan konsistensi (mudah rapuh jika tidak padat, mudah retak jika panas tidak merata ketika dipanaskan dengan selain panas matahari), risiko kerusakan, dan waktu produksi saat pengeringan yang membutuhkan waktu lama, terutama di musim penghujan, serta kebutuhan seleksi bahan baku yang sesuai standar.
KKN USD menjelaskan alat dan bahan yang digunakan, metode pembakaran dan penghalusan, pembuatan briket dari pembuatan adonan, pencetakan, hingga pengeringan, serta teknik penyimpanan. Dalam penjelasan tersebut, KKN USD menjabarkan beberapa jenis briket berdasarkan bahan baku, meliputi lem kayu, tepung kanji kering dan serbuk arang, serta tepung kanji yang dibuat adonan basah.
Pelatihan dilanjutkan dengan percobaan pembakaran ketiga jenis briket tersebut untuk mengetahui kekurangan masing-masing jenis briket. Berdasarkan hasil pembakaran, diperoleh hasil bahwa jenis briket dari bahan lem kayu memiliki bau khas bahan kimia. Untuk jenis briket dari adonan tepung kanji basah dapat mengembang jika tidak kering total. Sedangkan, jenis briket dari tepung kanji kering mudah rapuh jika tahapan pencetakan tidak padat.
Pelatihan dilanjutkan dengan praktik pembuatan adonan dari tepung kanji kering yang dicampur dengan serbuk arang. Dalam pembuatan adonan tersebut, dibutuhkan air panas untuk mencampur tepung kanji kering dengan serbuk arang agar menjadi kalis. Adonan yang telah kalis dicetak untuk kemudian dikeringkan. Hasil praktik oleh KKN USD akan diberikan kepada Karang Taruna Anjir ketika telah kering maksimal.
Diharapkan dari pelatihan tersebut, Karang Taruna Anjir memiliki peluang untuk mengembangkan inovasi produk briket dan dapat meningkatkan perekonomian.
Penulis : Annisa Istika
Editor : Fitriana
14 April 2020
129.596 Kali
30 September 2019
73.590 Kali
24 Februari 2023
70.055 Kali
06 Mei 2020
68.362 Kali
04 Mei 2020
66.709 Kali
23 Agustus 2022
64.594 Kali
07 Maret 2022
42.970 Kali
Kokap - Kulon Progo
Surat Keterangan Domisili
Surat Pengantar SKCK
Surat Keterangan Usaha
Surat Keterangan Kelahiran
Surat Keterangan Kematian
Dan Lain-lainnya
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN anda...
Laki-laki
Perempuan
BELUM MENGISI
TOTAL
© Kalurahan Hargorejo - OpenSID 2601.0.2-premium