You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kalurahan Hargorejo
Logo Kalurahan Hargorejo
Kalurahan Hargorejo

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

PEMERINTAH KALURAHAN HARGOREJO I SOSIAL MEDIA : Instagram @kalurahan_hargorejo I Twitter @pemkalhargorejo I Youtube : Kalurahan Hargorejo

Gejog Lesung Condro Asmoro Lestarikan Kesenian Tradisional di Kriyan

Admin Hargorejo 20 Agustus 2026 Dibaca 6 Kali

KRIYAN – Kelompok Kesenian Gejog Lesung Condro Asmoro di Padukuhan Kriyan, RT 121 RW 036, Kalurahan Hargorejo, terus menjaga dan melestarikan kesenian tradisional melalui kegiatan seni yang dilaksanakan secara rutin. Kegiatan tersebut kembali digelar pada Rabu, 19 Agustus 2026, sebagai salah satu bentuk upaya mempertahankan warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Dukuh Kriyan. Setelah pembukaan, para anggota Kelompok Kesenian Gejog Lesung Condro Asmoro mulai menampilkan kesenian gejog lesung dengan penuh semangat. Kesenian tersebut dimainkan oleh ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok dengan menggunakan lesung dan alu sebagai alat utama pertunjukan.

Gejog lesung merupakan kesenian tradisional yang memanfaatkan lesung, yaitu alat yang dahulu digunakan masyarakat untuk menumbuk padi, sebagai instrumen musik. Cara memainkannya dilakukan dengan memukulkan alu pada bagian-bagian tertentu dari lesung secara berirama. Setiap pemain dapat menghasilkan bunyi yang berbeda sesuai dengan bagian lesung yang dipukul serta pola ketukan yang dimainkan.

Dalam pertunjukannya, beberapa pemain memainkan ketukan secara bergantian maupun bersamaan sehingga menghasilkan irama yang khas. Permainan tersebut membutuhkan kekompakan, ketepatan tempo, dan kerja sama antarpemain agar bunyi yang dihasilkan terdengar harmonis. Irama gejog lesung kemudian dapat dipadukan dengan tembang atau lagu tradisional sehingga pertunjukan menjadi semakin menarik.

Kesenian ini pada masa lalu memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat pedesaan, khususnya kegiatan mengolah hasil pertanian. Suara lesung dan alu yang dipukul secara berirama menjadi bagian dari aktivitas masyarakat setelah panen. Seiring perkembangan zaman, gejog lesung kemudian berkembang menjadi pertunjukan seni tradisional yang memiliki nilai budaya serta menjadi sarana hiburan dan kebersamaan masyarakat.

Kelompok Kesenian Gejog Lesung Condro Asmoro yang beranggotakan ibu-ibu menunjukkan bahwa pelestarian kesenian tradisional dapat dilakukan oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Kegiatan rutin yang dilakukan tidak hanya menjadi sarana untuk berlatih dan menampilkan kesenian, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.

Keberadaan Kelompok Kesenian Gejog Lesung Condro Asmoro di Padukuhan Kriyan diharapkan dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Kegiatan rutin seperti ini menjadi salah satu langkah penting dalam mengenalkan kembali kesenian tradisional kepada generasi muda agar warisan budaya masyarakat tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

Melalui semangat kebersamaan para anggota dan dukungan masyarakat setempat, Gejog Lesung Condro Asmoro diharapkan dapat terus berkarya serta menjadi bagian dari kekayaan budaya Kalurahan Hargorejo. Kesenian yang sederhana dengan memanfaatkan alat tradisional tersebut membuktikan bahwa warisan budaya dapat terus hidup ketika masyarakat memiliki kemauan untuk merawat dan melestarikannya.

 

Penulis: Ajru F.

Sumber: Elna Dwiana N.

Editor: Fitriana

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBK 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 4.284.048.511,95 Rp 4.338.322.758,00
98.75%
Belanja
Rp 3.930.586.979,00 Rp 4.252.189.549,00
92.44%
Pembiayaan
Rp -86.133.209,00 Rp -86.133.209,00
100%

APBK 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Kalurahan
Rp 20.137.300,00 Rp 20.137.300,00
100%
Hasil Aset Kalurahan
Rp 101.358.032,00 Rp 110.590.000,00
91.65%
Dana Desa
Rp 1.521.025.000,00 Rp 1.521.025.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 202.637.746,00 Rp 251.503.243,00
80.57%
Alokasi Dana Kalurahan
Rp 1.126.307.115,00 Rp 1.126.307.115,00
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 1.197.000.000,00 Rp 1.197.000.000,00
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Kalurahan
Rp 39.610.100,00 Rp 39.610.100,00
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Kalurahan
Rp 60.000.000,00 Rp 60.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 8.823.218,95 Rp 5.000.000,00
176.46%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 7.150.000,00 Rp 7.150.000,00
100%

APBK 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kalurahan
Rp 1.604.877.519,00 Rp 1.716.760.604,00
93.48%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan
Rp 1.056.931.865,00 Rp 1.159.283.470,00
91.17%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Kalurahan
Rp 239.476.600,00 Rp 322.991.375,00
74.14%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan
Rp 896.100.995,00 Rp 900.419.200,00
99.52%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kalurahan
Rp 133.200.000,00 Rp 152.734.900,00
87.21%