Warga Padukuhan Selo Barat, khususnya RT 52, RW 14, menggelar kegiatan Malam Tirakatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu malam Senin, 16 Agustus 2026. Bertempat di kediaman Bapak Awaludhin, kegiatan dimulai pukul 19.30 WIB dan dihadiri oleh 75 peserta, yang meliputi anak-anak, remaja, dewasa, hingga warga lanjut usia (lansia). Suasana berlangsung hangat, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan dibuka dengan penyanyian lagu Indonesia Raya, sebagai wujud rasa syukur dan penghormatan atas kemerdekaan bangsa yang diraih berkat perjuangan para pahlawan. Selanjutnya, Ketua RT 52 menyampaikan sambutan yang berisi ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang hadir. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi turun temurun, melainkan ajang silaturahmi sekaligus momen untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. "Kebersamaan dan kekompakan kita adalah warisan paling berharga yang harus dijaga terus," ujar Ketua RT dalam sambutannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan pidato Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang disampaikan oleh Bapak Widodo, selaku Ketua RW 14. Dalam penyampaiannya, beliau menyisipkan pesan motivasi agar seluruh warga Padukuhan Selo Barat senantiasa hidup rukun, kompak, dan saling peduli. Tak lupa, beliau mendoakan agar seluruh warga RT 52, RW 14 senantiasa diberikan berkah, makmur, sejahtera, dan tetap merdeka dalam hati maupun pikiran.
Suasana semakin khidmat saat dilangsungkannya doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Sunaryo. Sebelum acara inti ditutup, dilaksanakan upacara potong tumpeng yang dilakukan oleh Bapak Awaludhin, yang kemudian diserahkan kepada Bapak Widodo sebagai simbol rasa syukur, persatuan, dan kebersamaan antarwarga.
Rangkaian kegiatan malam tirakatan ditutup dengan makan bersama yang diikuti seluruh warga. Setelah itu, suasana berubah menjadi penuh kegembiraan dengan dilaksanakannya Fun Game,yang diikuti mulai dari anak-anak hingga lansia. Antusiasme warga sangat tinggi, terutama saat pembagian hadiah. Salah satu warga menyampaikan perasaannya dengan tulus: "Walaupun hadiah yang dibagikan tidak besar dan tidak banyak, namun momen kebersamaan ini sudah membuat kami tertawa dan bahagia."
Kegiatan malam tirakatan tahun ini tidak hanya menjadi sarana memperingati hari kemerdekaan, tetapi juga semakin mempererat tali persaudaraan antarwarga Selo Barat. Semangat gotong royong, kerukunan, dan kebahagiaan sederhana menjadi bukti bahwa kemerdekaan sejati terwujud dalam kehidupan yang harmonis dan saling menyayangi sesama warga.
Penulis : Ajru F/Tri W
Editor : Yuli S