You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kalurahan Hargorejo
Logo Kalurahan Hargorejo
Kalurahan Hargorejo

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

PEMERINTAH KALURAHAN HARGOREJO I SOSIAL MEDIA : Instagram @kalurahan_hargorejo I Twitter @pemkalhargorejo I Youtube : Kalurahan Hargorejo

Sinergi Lintas Sektor : Kalurahan Hargorejo Perkuat Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) dan Fokus pada Kesehatan Mental Anak

Admin Hargorejo 12 Maret 2026 Dibaca 512 Kali
Sinergi Lintas Sektor : Kalurahan Hargorejo Perkuat Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) dan Fokus pada Kesehatan Mental Anak

HARGOREJO – Dalam upaya meningkatkan standar layanan kesehatan masyarakat desa, Pemerintah Kalurahan Hargorejo menggelar agenda penting berupa Pendampingan Pelaksanaan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP). Acara yang berlangsung khidmat pada Kamis (12/03/2026) di Aula Kalurahan Hargorejo ini, menjadi tonggak penguatan koordinasi antara unit pelayanan kesehatan desa dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Acara secara resmi dibuka oleh Lurah Hargorejo. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kesehatan merupakan pilar utama pembangunan desa. Beliau mengapresiasi kehadiran seluruh elemen masyarakat yang hadir, mulai dari jajaran pamong kalurahan seperti Kamituwa dan Carik, hingga representasi garda terdepan kesehatan masyarakat yakni Ketua Kader Posyandu bersama 10 anggota kadernya. Turut hadir pula tokoh-tokoh kunci seperti Tokoh Agama, Ketua Kelompok Disabilitas, Kader UKK (Usaha Kesehatan Kerja), serta perwakilan pengurus PKK.

"Integrasi pelayanan kesehatan di tingkat Pustu dan Unit Pelayanan Kesehatan Desa bukan sekadar prosedur administratif, melainkan komitmen kita untuk memastikan setiap warga, termasuk kelompok disabilitas dan pekerja, mendapatkan akses kesehatan yang setara dan terpadu," tegas Lurah dalam arahannya.

Memasuki sesi inti, Bekti Astuti dari Puskesmas Kokap 1 hadir sebagai narasumber utama. Ia memaparkan materi mendalam mengenai implementasi ILP yang kini lebih menekankan pada siklus hidup manusia. Namun, sorotan utama dalam paparannya adalah mengenai urgensi kesehatan mental anak di era digital yang serba cepat.

Bekti Astuti mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena kecanduan gawai (HP) yang kian marak di kalangan anak-anak pedesaan. Ia memberikan solusi konkret bagi para orang tua dan kader untuk melakukan intervensi dini. Strategi yang ditawarkan meliputi penerapan "jam bebas gawai" di rumah, peningkatan aktivitas fisik di luar ruangan, serta pentingnya pendampingan orang tua saat anak mengakses konten digital.

"Kesehatan mental anak adalah investasi jangka panjang desa. Jika anak-anak kita sudah kecanduan layar sejak dini, empati dan kemampuan sosial mereka akan tumpul. Kita perlu mengembalikan anak-anak ke permainan rakyat dan interaksi sosial yang nyata agar mental mereka tumbuh tangguh," ujar Bekti Astuti.

Diskusi berlangsung interaktif saat para kader posyandu dan tokoh agama turut memberikan masukan mengenai kondisi riil di lapangan. Pertemuan ini diharapkan mampu melahirkan rencana aksi nyata di setiap dusun, sehingga layanan kesehatan primer di Kalurahan Hargorejo tidak hanya fokus pada pengobatan fisik, tetapi juga perlindungan psikis bagi generasi penerus bangsa.

 

Penulis : Ajru F.

Sumber : Elna Dwiana N.

Editor : Fitriana

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBK 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 4.284.048.511,95 Rp 4.338.322.758,00
98.75%
Belanja
Rp 3.930.586.979,00 Rp 4.252.189.549,00
92.44%
Pembiayaan
Rp -86.133.209,00 Rp -86.133.209,00
100%

APBK 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Kalurahan
Rp 20.137.300,00 Rp 20.137.300,00
100%
Hasil Aset Kalurahan
Rp 101.358.032,00 Rp 110.590.000,00
91.65%
Dana Desa
Rp 1.521.025.000,00 Rp 1.521.025.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 202.637.746,00 Rp 251.503.243,00
80.57%
Alokasi Dana Kalurahan
Rp 1.126.307.115,00 Rp 1.126.307.115,00
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 1.197.000.000,00 Rp 1.197.000.000,00
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Kalurahan
Rp 39.610.100,00 Rp 39.610.100,00
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Kalurahan
Rp 60.000.000,00 Rp 60.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 8.823.218,95 Rp 5.000.000,00
176.46%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 7.150.000,00 Rp 7.150.000,00
100%

APBK 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kalurahan
Rp 1.604.877.519,00 Rp 1.716.760.604,00
93.48%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan
Rp 1.056.931.865,00 Rp 1.159.283.470,00
91.17%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Kalurahan
Rp 239.476.600,00 Rp 322.991.375,00
74.14%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan
Rp 896.100.995,00 Rp 900.419.200,00
99.52%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kalurahan
Rp 133.200.000,00 Rp 152.734.900,00
87.21%