You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kalurahan Hargorejo
Logo Kalurahan Hargorejo
Kalurahan Hargorejo

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

PEMERINTAH KALURAHAN HARGOREJO I SOSIAL MEDIA : Instagram @kalurahan_hargorejo I Twitter @pemkalhargorejo I Youtube : Kalurahan Hargorejo

Graha Media Hargorejo Mengikuti Bootcamp Konten Kreator National Youth Leader Bersama Mitra Wacana

Admin Hargorejo 04 Februari 2026 Dibaca 514 Kali
Graha Media Hargorejo Mengikuti Bootcamp Konten Kreator National Youth Leader Bersama Mitra Wacana

Mitra Wacana sukses menyelenggarakan acara Bootcamp Konten Kreator National Youth Leader dengan tema "Inisiatif Kepemimpinan Muda Untuk Perubahan : Pengembangan Kampanye Nasional Anti Perdagangan Orang". Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif selama tiga hari, terhitung sejak Jumat (30/01/2026) hingga Minggu (01/02/2026). Berlokasi di kawasan Sagan, Yogyakarta, acara ini diikuti oleh 40 peserta terpilih yang telah lolos seleksi dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, termasuk perwakilan dari Graha Media Hargorejo.

Rangkaian acara pada hari pertama diawali dengan penyampaian materi mendalam mengenai Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) oleh Muazim dari Mitra Wacana pada sesi pertama. Dalam sesi ini, para peserta langsung diminta berkelompok untuk mengerjakan studi kasus dan mengidentifikasi fenomena TPPO yang terjadi di masyarakat. Memasuki sesi kedua, Sri Wiyanti Eddyono (S.H., LL.M.(HR), Ph.D.), Dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, memberikan pemaparan mengenai Hukum terkait Perdagangan Orang dan Problematika Penegakan Hukum. Acara dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman bersama penyintas perdagangan orang yang memberikan pelajaran berharga mengenai peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai modus perdagangan orang. Sebagai penutup di hari pertama, peserta menonton film bersama yang mengangkat kisah tentang eksploitasi anak buah kapal perikanan yang diikuti dengan diskusi interaktif bersama Afdillah Chudiel dari Greenpeace Indonesia.

Pada hari kedua, fokus kegiatan beralih pada strategi komunikasi dan teknis pembuatan konten. Afdillah Chudiel kembali mengisi sesi pertama dengan materi Strategi Kampanye Efektif, termasuk membagikan pengalaman kampanye yang dilakukan oleh Greenpeace Indonesia. Materi kemudian berlanjut pada topik Keamanan Digital dan Media Sosial yang dibawakan oleh Combine (CRI), di mana peserta juga mengerjakan studi kasus secara berkelompok. Sesi ketiga diisi oleh Robi Setiawan dari Mitra Wacana yang memaparkan Teknik dan Praktik Pembuatan Konten Media. Setelah mendapatkan teori, setiap kelompok ditugaskan menyusun perencanaan konten bertema TPPO, memproduksinya, hingga mengunggah karya tersebut di akun Instagram masing-masing dengan fitur kolaborasi bersama akun Instagram Mitra Wacana.

Memasuki hari terakhir pada hari Minggu, agenda diawali dengan presentasi hasil karya konten dari masing-masing kelompok dengan fasilitator M. Mansur dari Mitra Wacana. Setelah itu, Wahyu Tanoto dari Mitra Wacana memberikan materi penting mengenai Analisis Gender dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang pada sesi kedua. Usai istirahat, sesi penutup diisi dengan penyampaian materi tentang Campaign Brief dan Komitmen Tindak Lanjut oleh Divisi Media dan Knowledge Management Mitra Wacana dengan fasilitator Ruliyanto. Sebagai langkah nyata pasca-acara, peserta dibagi ke dalam empat kelompok untuk melakukan koordinasi secara virtual guna menindaklanjuti pembuatan konten kampanye serta peningkatan kapasitas kelompok secara berkelanjutan.

Penyelenggaraan Bootcamp National Youth Leader ini membawa harapan besar agar para pemuda di seluruh Indonesia memiliki kepedulian dan ketajaman analisis dalam merespons isu perdagangan orang. Melalui konten kreatif yang dihasilkan, diharapkan muncul gerakan kampanye nasional yang lebih segar dan efektif sehingga masyarakat luas lebih teredukasi dan terlindungi dari ancaman TPPO. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangun jejaring pemimpin muda yang solid untuk terus mengawal isu kemanusiaan ini demi perubahan sosial yang lebih baik di masa depan.

Penulis  : Annisa Istika

Editor     : Yuli S

 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBK 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 4.284.048.511,95 Rp 4.338.322.758,00
98.75%
Belanja
Rp 3.930.586.979,00 Rp 4.252.189.549,00
92.44%
Pembiayaan
Rp -86.133.209,00 Rp -86.133.209,00
100%

APBK 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Kalurahan
Rp 20.137.300,00 Rp 20.137.300,00
100%
Hasil Aset Kalurahan
Rp 101.358.032,00 Rp 110.590.000,00
91.65%
Dana Desa
Rp 1.521.025.000,00 Rp 1.521.025.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 202.637.746,00 Rp 251.503.243,00
80.57%
Alokasi Dana Kalurahan
Rp 1.126.307.115,00 Rp 1.126.307.115,00
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 1.197.000.000,00 Rp 1.197.000.000,00
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Kalurahan
Rp 39.610.100,00 Rp 39.610.100,00
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Kalurahan
Rp 60.000.000,00 Rp 60.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 8.823.218,95 Rp 5.000.000,00
176.46%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 7.150.000,00 Rp 7.150.000,00
100%

APBK 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kalurahan
Rp 1.604.877.519,00 Rp 1.716.760.604,00
93.48%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan
Rp 1.056.931.865,00 Rp 1.159.283.470,00
91.17%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Kalurahan
Rp 239.476.600,00 Rp 322.991.375,00
74.14%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan
Rp 896.100.995,00 Rp 900.419.200,00
99.52%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kalurahan
Rp 133.200.000,00 Rp 152.734.900,00
87.21%