Hargorejo. KKN Universitas Sanata Dharma (USD) mengadakan pelatihan pembuatan tempat sampah otomatis berbasis sensor gerak di rumah salah satu anggota Karang Taruna di wilayah RT.091 RW.026 pada Sabtu (17/01/2026) pukul 19.00 WIB sampai 21.00 WIB. Pelatihan ini diikuti oleh anggota Karang Taruna Anjir dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan kegiatan sehari-hari.
Niko dari KKN USD menyampaikan materi tentang definisi tempat sampah otomatis berbasis sensor gerak, latar belakang berkembangnya tempat sampah otomatis, tujuan, serta alat dan bahan yang digunakan. Tempat sampah otomatis berbasis sensor gerak berkembang sebagai solusi untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan dalam pengelolaan sampah. Dengan semakin meningkatnya teknologi dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan, tempat sampah otomatis menjadi salah satu inovasi yang dapat membantu mengurangi penyebaran penyakit dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Prinsip kerja tempat sampah otomatis ini meliputi deteksi jarak, perintah buka-tutup, dan waktu tutup otomatis. Dengan menggunakan sensor gerak, tempat sampah dapat membuka secara otomatis ketika ada objek yang mendekat, serta menutup otomatis dengan waktu yang ditentukan.
Diagram alir (flowchart) tentang cara kerja tempat sampah otomatis juga dipaparkan, di mana Niko mengatur deteksi jarak sejauh 20 cm dan waktu tutup otomatis setelah 3 detik terbuka, serta rancangan program komponen utama dan pemaparan gambar hasil perancangan. Perkiraan harga bahan baku juga disampaikan, sehingga peserta dapat memahami biaya yang diperlukan untuk membuat tempat sampah otomatis.
Pelatihan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, serta praktik penggunaan berdasarkan program yang telah dirancang pada komponen. Sampel barang diberikan kepada Karang Taruna Anjir jika ke depannya akan mengembangkan produk serupa.
Tempat sampah otomatis berbasis sensor gerak ini dapat membantu mengurangi penyebaran penyakit dan meningkatkan kebersihan lingkungan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan sekitar. Selain itu, diharapkan pula Karang Taruna Anjir dapat mengembangkan potensi produk untuk meningkatkan perekonomian.
Penulis : Annisa Istika
Editor : Fitriana