Hujan deras pagi hari disertai angin kencang pada Minggu (11/01/2026) mengakibatkan pohon kelapa tumbang menimpa rumah kosong milik Alm. Koyem RT.052 RW.014 Padukuhan Selo Barat. Tumbangnya pohon tersebut mengakibatkan padamnya aliran listrik di rumah Paino.
Mengetahui kejadian tersebut, ketua Rt.052, Awaludhin segera melapor kepada Jaga Warga Padukuhan Selo Barat. Setelah menerima laporan, Jaga Warga bersama FPRB (Forum Pengurangan Resiko Bencana) juga Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat) serta BPBD Kabupaten Kulon Progo segera terjun langsung ke lokasi kejadian walaupun dalam suasana hujan. Pihak terkait juga menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga dari Alm. Koyem sekaligus membantu penanganan pohon kelapa tumbang yang dibantu oleh warga masyarakat sekitar RT.052 dan RT.053 serta dibantu pihak PLN untuk penanganan listrik padam.
Berdasarkan keterangan dilapangan, tumbangnya pohon dikarenakan memang usia pohon kelapa yang sudah sangat tua dan miring ditambah cuaca yang sangat Exstrim. "Berhubung rumah kosong dan rawan roboh, sekalian dirobohkan saja setelah nanti pohon kelapa selesai di eksekusi, khawatir jika ada hujan disertai angin kencang rumahnya roboh sendiri," ungkap salah satu warga dilokasi kejadian.
Setelah pohon berhasil dieksekusi, Widodo selaku ketua RW.014 memberikan informasi kepada warga untuk melakukan kerja bakti dan gotong royong merobohkan rumah tersebut setelah sholat Dzuhur. Warga sekitar segera menindaklanjuti informasi tersebut sebagai bentuk kepedulian antar warga dan kearifan lokal di masyarakat.
"Terimakasih warga masyarakat, BPBD, Satlinmas dan FPRB yang sudah banyak membantu pengkondisian rumah kami, semoga menjadi amal kebaikan bapak ibu semuanya", Ungkap salah satu keluarga.
Melalui kejadian tersebut, warga dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Apabila terjadi kondisi darurat agar segera melaporkan kepada pihak terkait.
Penulis : Ajru Fajriyah
Sumber : Tri Wahyuni
Editor : Fitriana