You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kalurahan Hargorejo
Logo Kalurahan Hargorejo
Kalurahan Hargorejo

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

PEMERINTAH KALURAHAN HARGOREJO I SOSIAL MEDIA : Instagram @kalurahan_hargorejo I Twitter @pemkalhargorejo I Youtube : Kalurahan Hargorejo

Ikatan Guru Sambut Baik Rencana Mendikbud Ubah Sistem UN

Administrator 12 Desember 2019 Dibaca 611 Kali
Ikatan Guru Sambut Baik Rencana Mendikbud Ubah Sistem UN

KBR, Warita- Ikatan Guru Indonesia (IGI) menyambut baik rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengganti sistem Ujian Nasional (UN) dengan asesmen kompetensi minimum dan survei karakter.

Dalam asesmen kompetensi minimum, kompetensi yang diukur benar-benar minimum yakni literasi dan numerasi.

Literasi yakni menganalisa suatu bacaan. Sedangkan numerasi kemampuan menganalisa dan menggunakan angka.

Selain itu, dalam penilaian tersebut juga dilakukan survei karakter. Tujuannya untuk mengetahui karakter anak di sekolah, misalnya terkait toleransi dan gotong royong.

Pembina IGI Satria Dharma mengatakan bahwa pihaknya sudah sejak lama mendesak Mendikbud untuk menghapus UN. Menurutnya, Ujian ini tidak bermanfaat bagi siswa.

"Mereka tidak melihat pentingnya UN untuk anak-anak mereka? kalau tidak ada UN anak-anak akan fokus terhadap pembelajaran. Jadi bukan lagi belajar untuk UN, tapi mereka akan belajar untuk kehidupan mereka, untuk mendapatkan bekal hidup," ucap Satria kepada KBR, Rabu, (11/12/2019).


Satria menambahkan ujian nasional juga membebankan secara finansial bagi orang tua siswa.

Sebab orang tua siswa harus mendaftarkan anaknya ke lembaga bimbingan belajar yang biayanya tidak murah.

Kata Satria, dengan pemberlakuan asesmen maka siswa dapat mengevaluasi pembelajarannya.

Sementara itu, Ia mencermati bahwa sekolah sudah siap melaksanakan asesmen kompetensi minimum pada 2021 nanti.

Bahkan ia mengklaim tahun depan sekolah sudah siap. Namun menurutnya, ada urusan prosedural seperti penganggaran untuk UN yang tidak dapat dihapuskan secara instan.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta Mendikbud mengkaji dengan cermat Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter sebelum diterapkan sebagai pengganti Ujian.

Ma’ruf mempersilakan Nadiem menghapus Ujian Nasional sebagai kebijakan baru di lingkungan Kemendikbud.

Namun, Ia menegaskan bahwa sistem penilaian seperti ujian nasional menjadi penting untuk mengukur kompetensi dan kemampuan siswa di Indonesia.

Author

Muthia Kusuma, Antara

Editor: Ardhi Rosyadi

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBK 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 4.284.048.511,95 Rp 4.338.322.758,00
98.75%
Belanja
Rp 3.930.586.979,00 Rp 4.252.189.549,00
92.44%
Pembiayaan
Rp -86.133.209,00 Rp -86.133.209,00
100%

APBK 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Kalurahan
Rp 20.137.300,00 Rp 20.137.300,00
100%
Hasil Aset Kalurahan
Rp 101.358.032,00 Rp 110.590.000,00
91.65%
Dana Desa
Rp 1.521.025.000,00 Rp 1.521.025.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 202.637.746,00 Rp 251.503.243,00
80.57%
Alokasi Dana Kalurahan
Rp 1.126.307.115,00 Rp 1.126.307.115,00
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 1.197.000.000,00 Rp 1.197.000.000,00
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Kalurahan
Rp 39.610.100,00 Rp 39.610.100,00
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Kalurahan
Rp 60.000.000,00 Rp 60.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 8.823.218,95 Rp 5.000.000,00
176.46%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 7.150.000,00 Rp 7.150.000,00
100%

APBK 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kalurahan
Rp 1.604.877.519,00 Rp 1.716.760.604,00
93.48%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan
Rp 1.056.931.865,00 Rp 1.159.283.470,00
91.17%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Kalurahan
Rp 239.476.600,00 Rp 322.991.375,00
74.14%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan
Rp 896.100.995,00 Rp 900.419.200,00
99.52%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kalurahan
Rp 133.200.000,00 Rp 152.734.900,00
87.21%