You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi KALURAHAN HARGOREJO

Kap KOKAP, Kab. KULON PROGO, Prov. DI Yogyakarta

Krengseng: Baritan dan Kepungan


Krengseng: Baritan dan Kepungan

Sudah menjadi ritual turun temurun. Kegiatan tradisi baritan dilakukan oleh warga masyarakat Krengseng khususnya warga RT 97, 100 dan 101. Gelar budaya tradisi seperti Baritan ini dilakukan masyarakat krengseng setiap hari jumat kliwon ataupun selasa kliwon di bulan Muharam.

Bagi warga yang memiliki hajat atau keinginan maka mereka akan memasak makanan lebih, kemudian disedekahkan kepada tetangga yang lain melalui undangan genduri di acara tersebut. Atau yang sering disebut ”ngepungke”.

Bagi warga yang “ngepungke”, masakan biasanya dimasak di rumah, dan dibawa ke tempat tersebut dalam keadaan matang. Masakan yang dibawa diantaranya nasi putih yang sudah terbagi dalam bentuk nasi golong, dan nasi rasul (gurih). Sayuran yang dihidangkan seperti sambel goreng kentang, tahu, mi goreng, gudeg, buncis, dan beberapa lauk seperti tahu tempe, telur yang direbus ataupun dibacem. Tidak lupa ingkung ayam. Setelah acara dibuka oleh Rois kemudian mereka mengadakan doa bersama. Baru kemudian rangkaian kenduri dilaksanakan.

Yang menarik dari acara baritan ini, setelah Rois melakukan doa bersama, para ibu mengambil air dari mata air mbah mbelik untuk ditaruh di dirigen ataupun botol-botol yang telah mereka siapkan untuk dibawa pulang. Sebelumnya air tersebut telah didoai oleh juru kunci.

Penulis : Kemiyati Wirono

(SN’e)

Bagikan artikel ini: