You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan HARGOREJO
Kalurahan HARGOREJO

Kap. KOKAP, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

PEMERINTAH KALURAHAN HARGOREJO I SOSIAL MEDIA : Instagram @kalurahan_hargorejo I Twitter @pemkalhargorejo I Youtube : Kalurahan Hargorejo

Pudarnya Kesadaran Penggunaan Tata Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar di Kalangan Pelajar

Admin Hargorejo 11 April 2023 Dibaca 212 Kali
Pudarnya Kesadaran Penggunaan Tata Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar di Kalangan Pelajar

Saat ini, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta sesuai kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) khususnya di kalangan pelajar kondisinya sangat memprihatinkan. Tanpa kita sadari, sebagai seorang pelajar yang duduk di bangku sekolah maupun kuliah, kedudukan tata bahasa sangatlah penting. Bagi mahasiswa, pada saat menyusun tugas akhir atau skripsi diperlukan kedisiplinan tata bahasa yang terdapat dalam tulisan mereka. Mengapa hal tersebut diperlukan? Agar tulisan mereka sempurna, mudah dipahami, dan tidak menimbulkan ambiguitas.
 
Contoh kesalahan yang sering ditemukan adalah kesalahan penggunaan tanda baca seperti tanda titik, koma, tanda kurung, dan lain-lain. Selain itu kesalahan yang lainnya adalah kesalahan penulisan kata dan yang paling sering adalah kesalahan penulisan huruf kapital. Terkadang para pelajar seringkali lupa bahwa dalam menulis judul dalam sebuah karangan, khususnya kata depan atau preposisi (ke, di, dari, pada, oleh, kepada, dan lain-lain), konjungsi atau kata hubung (dan, atau, tapi, tetapi, dan lain-lain), interjeksi, artikula, serta partikel lain. Tak hanya itu, kesalahan pribadi yang pernah dialami oleh penulis artikel adalah menyingkat beberapa kata yang seharusnya ditulis dengan lengkap. 

Beberapa kesalahan di atas masih dapat diminimalisasi dan dicegah dengan cara memperbanyak literasi agar mampu mengetahui bagaimana tata bahasa yang baik, benar, dan baku. Selain itu diperlukan juga upaya dari guru atau pembimbing agar para pelajar mampu mendisiplinkan diri menggunakan tata bahasa yang baik dan benar. Jika sudah terbiasa, lama-kelamaan akan menjadi kebiasaan baik yang tentunya mampu meningkatkan kesadaran berbahasa Indonesia.
(AS)
 
Sumber: Afiana, N. (2018). Analisis kesalahan berbahasa Indonesia tataran ejaan dalam karangan siswa. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 1, 68-78.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2024 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp3,421,894,699 Rp3,428,029,699
99.82%
Belanja
Rp3,512,806,699 Rp3,556,005,689
98.79%
Pembiayaan
Rp127,976,678 Rp127,977,366
100%

APBDes 2024 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp13,600,000 Rp13,600,000
100%
Hasil Aset Desa
Rp107,710,000 Rp107,710,000
100%
Dana Desa
Rp1,694,238,000 Rp1,700,373,000
99.64%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp171,785,308 Rp171,785,308
100%
Alokasi Dana Desa
Rp1,087,739,991 Rp1,087,739,991
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp225,000,000 Rp225,000,000
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp55,621,400 Rp55,621,400
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Desa
Rp60,000,000 Rp60,000,000
100%
Bunga Bank
Rp5,000,000 Rp5,000,000
100%
Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp1,200,000 Rp1,200,000
100%

APBDes 2024 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,589,974,340 Rp1,629,109,212
97.6%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp1,092,790,000 Rp1,146,097,200
95.35%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp410,387,159 Rp404,080,277
101.56%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp233,545,800 Rp254,660,700
91.71%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp186,109,400 Rp122,058,300
152.48%